Baikkah, Saya ?

1 Tun Islam1 PH1 TUN M 365

SILA LIHAT 365 KEJAYAAN CEMERLANG KERAJAAN PAKATAN HARAPAN

https://partiamanahmalaysia.wordpress.com/2019/07/08/365-kejayaan-cemerlang-kerajaan-pakatan-harapan/

 

1 T M BINA NEGARA 22 TAHUN1 PUNCA ISLAM DIHINA11 tindakan zalim najib

BAIK KAH, Saya ?

“Baik kah saya” walaupun selalu sholat 5 waktu serta tepat pada waktunya

“Baik kah saya” walaupun telah berhaji & umroh beberapa kali

“Baik kah saya” walaupun telah bersedekah setiap hari

“Baik kah saya” walaupun hari-hari kita memberi nasihat dan teguran kpd orang lain yang berbuat salah.

“Baik kah saya” walaupun sudah pakai jubah, berjenggot dan menutup aurat dengan sempurna.

“Baik kah saya” walaupun setiap malam sholat Tahajjud, Witir, Hajat dan zikir

“Baik kah saya” walaupun tiap hari ke masjid atau musholla utk shalat & menambah ilmu.

“Baik kah saya” walaupun setiap saat kita update status berunsur nasihat dan dakwah.

“Baik kah saya” walaupun setiap saat kita menolong orang lain.

al-Quran, surah an-Najm ayat 32:
فلا تُزٓكُّوْا آنْفُسٓكُمْ هُوٓ آعْلٓمُ بِمٓنْ اتّٓقٓى

“………..Janganlah kamu menganggap diri kamu suci (orang baik) karena Allah-lah yang lebih mengetahui siapa yang benar-benar bertaqwa

Aisyah (ra) ditanya orang “Siapakah orang yang buruk?” dijawab olehnya “yaitu orang yang merasa dirinya baik”. Beliau ditanya lagi “Siapakah orang yang baik?”, maka dijawab “yaitu orang yang merasa dirinya buruk”.

JANGAN MERASA DIRI KITA LEBIH BAIK DARIPADA ORANG LAIN.

Karena kita takkan pernah tahu dimanakah dan bilakah saat HATI kita IKHLAS melakukan amalan-amalan soleh, menasihati orang serta beramal ibadah lain yang bakal diterima oleh Allah Swt.

Kita tak tahu amal manakah yang Allah terima.

Selalu letakkan diri kita dalam keadaan :

“Aku banyak kekurangan dan kelemahan, semua orang lain lebih baik dari aku karena hati manusia masing-masing hanya diketahui Allah”.

“Akulah yang paling buruk dikalangan manusia. Aku sedang perbaiki diriku dan mencoba bantu orang lain untuk menjadi lebih baik”.

Wujudkan KEIKHLASAN hindari IRI & DENGKI

Selalu mengharapkan RIDHO ALLAH

Latih diri agar selalu TAWADHU jauhkan dari penyakit UJUB & TAKABBUR

Selalu perbaiki _diri serta orang lain dengan kelembutan dan kasih sayang_

Hanya Allah yang akan terus memberi kita PETUNJUK serta JALAN KEBENARAN.

Semoga setiap hari Allah selalu membimbing kita semua
Aamiin Yaa Robbal’Aalamiin

Muamalah Allah SWT Terhadapmu Sesuai Dengan Muamalah Mu Dengan Manusia.

11 tindakan zalim najib1 17 fitnah Umnopas1 PUNCA ISLAM DIHINA1 Pemakan Rasuah Babi1 T M BINA NEGARA 22 TAHUN

Muamalah Allah Terhadapmu
SESUAI DENGAN MUAMALAHMU TERHADAP SESAMA MANUSIA

Di dalam sebuah Hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya Allah ta’ala hanya merahmati hamba-hambaNya yang pengasih.”

(HR. Bukhari)

Bukankah perbuatan baik akan dibalas dengan kebaikan?

Barang siapa yang mengasihi makhluk, maka ia akan dikasihi al-Kholiq (pencipta), Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Orang yang pengasih akan di kasihi Dzat yang Maha Pengasih, kasihilah yang di bumi, maka yang di langit akan mengasihimu.”

(HR. Tirmidzi)

Balasan suatu perbuatan sesuai dengan perbuatan tersebut. Allah ta’ala bermuamalah dengan hamba sesuai muamalah hamba terhadap sesamanya, maka bermuamalah-lah dengan hamba Allah ta’ala dengan muamalah yang mana engkau mengharapkan Allah ta’ala bermuamalah seperti itu terhadapmu.

Allah ta’ala berfirman:

“Dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni mereka maka sesungguhnya Allah ta’ala Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

(QS. at-Taghobun: 14)

Firman Allah ta’ala:

“Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada, apakah kamu tidak ingin jika Allah ta’ala mengampunimu.”

(QS. An-Nuur: 22)

Hendaklah engkau senantiasa meringankan beban orang lain supaya Allah ta’ala meringankan bebanmu.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barang siapa yang menolong kesusahan orang muslim, maka Allah ta’ala akan menolongnya dari kesusahan pada hari kiamat.”

(HR. Bukhari)

Beliau juga bersabda:

“Barang siapa yang menyelamatkan orang dari kesusahan, maka Allah ta’ala akan menyelamatkannya dari kesusahan pada hari kiamat.”

(HR. Ahmad)

Tolonglah orang yang membutuhkan pertolongan, maka kamu akan ditolong Allah ta’ala.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Allah ta’ala menolong seorang hamba selagi hamba tersebut menolong sesamanya.”

Beliau juga bersabda:

“Barang siapa menolong saudaranya yang membutuhkan maka Allah ta’ala akan menolongnya.”

(HR. Muslim)

Jadilah engkau orang yang mempermudah kesulitan orang lain. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barang siapa yang mempermudah kesulitan orang lain, maka Allah ta’ala akan mempermudah urusannya di dunia dan akhirat.”

(HR. Muslim)

Beliau juga bersabda:

“Terdapat pada umat sebelum mu seorang pedagang yang sering memberi pinjaman kepada orang lain, jika dia melihat si peminjam dalam kesulitan dia berkata kepada anak-anaknya: ‘Maafkan dia (jangan ditagih hutangnya) mudah-mudahan Allah ta’ala mengampuni kita’, maka Allah ta’ala pun mengampuninya.”

(HR. Bukhari)

Berlemah-lembutlah terhadap hamba Allah ta’ala maka kamu akan termasuk orang yang didoakan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Ya Allah, barang siapa yang berlemah-lembut terhadap umatku maka berlemah-lembutlah terhadapnya, dan barang siapa yang mempersulit umatku maka persulitlah ia.”

(HR. Ahmad)

Beliau juga bersabda:

“Sesungguhnya Allah ta’ala adalah Dzat yang maha lemah lembut mencintai kelembutan dan memberi pada kelembutan suatu kebaikan yang tidak pernah diberikan pada kekerasan.”

(HR. Muslim)

Beliau juga bersabda:

“Barang siapa yang tidak memiliki kelembutan maka ia kehilangan suatu kebaikan.”

(HR. Muslim)

Tutupilah kejelekan (aib) orang lain maka Allah ta’ala akan menutupi kejelekan (aib) mu.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barang siapa yang menutupi kejelekan (aib) seorang muslim maka Allah ta’ala akan menutupi kejelekan (aib) nya.”

(HR. Muslim)

Beliau juga bersabda:

“Barang siapa yang menutupi aurat (aib) saudaranya (muslim) maka Allah ta’ala akan menutupi aurat (aib) nya pada hari kiamat.”

(HR. Ibnu Majah)

Pandanglah sedikit kesalahan saudaramu, maka Allah ta’ala akan memandang sedikit pula kesalahan mu.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barang siapa yang memandang sedikit kesalahan seorang muslim maka Allah ta’ala akan memandang sedikit kesalahannya.”

(HR. Abu Dawud)

Berilah makan faqir miskin, maka Allah ta’ala akan memberimu makan pula.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Siapa saja di antara orang mukmin yang memberi makan mukmin yang lapar, maka Allah ta’ala akan memberinya makan dari buah-buahan Surga.”

(HR. Tirmidzi)

Berilah minum orang yang kehausan, maka Allah ta’ala akan memberimu minum pula.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Siapa saja di antara orang mukmin yang memberi minum mukmin lainnya yang kehausan, maka Allah ta’ala akan memberinya minum pada hari kiamat dari khamar murni yang dilak tempatnya.”

(HR. Tirmidzi)

Berilah pakaian kepada kaum muslimin maka Allah ta’ala akan memberimu pakaian.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Siapa saja di antara orang mukmin yang memberi pakaian orang yang telanjang maka Allah ta’ala akan memberinya pakaian hijau dari surga.”

(HR. Tirmidzi)

Muamalah (hubungan) Allah ta’ala terhadapmu sebagaimana hubunganmu terhadap hamba-Nya, maka pilihlah muamalah yang kau sukai yang mana Allah ta’ala akan me-muamalahimu dengannya, dan pergaulilah hamba-hamba-Nya dengan (pilihanmu) itu maka kamu akan mendapat ganjarannya..

CARILAH ILMU AGAMA UNTUK BERJAYA DI DUNIA DAN AKHIRAT

1 KESAN MAKAN HARAM1 TUBUHH HARAM1 TANAH HARAM1 KESAN HARTA HARAM1 PEROMPAK UMNO1 SEDEKAH 1MDB1 A J HARTA RIBA16 T13 T10 T42 PH49 PH25 UMNOPAScb43c-halald7800-kuncib61de-aqidah2bahlussunnah2b01MUKMIN YANG UAT9d7ca-mukmin2bkuata1b58-21819563_117180638966703_1168399243891703808_n

SEMOGA GAMBAR-GAMBAR DI ATAS DAPAT MENYEDARKAN KITA UNTUK BERSUNGGUH-SUNGGUH MENUNTUT ILMU AGAMA DAN TAKUT KEPADA AZAB ALLAH SWT SERTA MENDEKATKAN DIRI KITA KEPADA ALLAH SWT.

اطْلُبُوْا الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى اللَّحْد 

“Carilah ilmu sejak bayi hingga ke liang kubur.”

مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَ الأَخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ  أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ
“Barang siapa menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmunya ; dan barang siapa yang ingin (selamat dan berbahagia) di akhirat, wajiblah ia mengetahui ilmunya pula; dan barangsiapa yang menginginkan kedua-duanya, wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula”. (HR. Bukhari dan Muslim)
مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبُ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ
Artinya : ”Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (HR. Turmudzi)
مٍطَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
Menuntut ilmu itu diwajibkan bagi setiap orang Islam” (Riwayat Ibnu Majah, Al-Baihaqi, Ibnu Abdil Barr, dan Ibnu Adi, dari Anas bin Malik)
مَْن سَلَكَ طَرِْيقًا َيلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا ِإلىَ اْلجَنَّةِ (رواه مسلم
Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga (HR Muslim)
مُجَالَسَةُ الْعُلَمَاءِ عِبَادَةٌ . (الديلمى )

“Duduk bersama para Ulama adalah ibadah.” (HR. Al-Dailami)
إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوْا ، قَالُوْا : يَارَسُوْلَ اللَّهِ ، وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ ؟ قَالَ : مَجَالِسُ الْعِلْمِ . (الطبرانى)
“Apabila kamu melewati taman-taman surga, minumlah hingga puas. Para sahabat bertanya,”Ya Rasulullah, apa yang dimaksud taman-taman surga itu?” Nabi SAW menjawab,”majelis-majelis ta’lim/ilmu.” (HR. Al-Thabrani)
إِنَّ مِنْ إِجْلاَلِ اللَّهِ ، إِكْرِامَ الْعِلْمِ وَ الْعُلَمَاءِ ، وَذِى الشَّيْبَةِ الْمُسْلِمِ ، وَإِكْرَامَ حَمَلَةَ الْقُرْاَنِ وَ أَهْلِهِ ، وَ إِكْرَامَ السُّلْطَانِ الْمُقْسِطِ . ( ابوداود والطوسى )

“Termasuk mengagungkan Allah ialah mengormati (memuliakan) ilmu, para ulama, orang tua yang muslim dan para pengemban Al-Qur’an dan ahlinya, serta penguasa yang adil (Abu Dawud, dan al-Thusiy)

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
“Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah kebaikan, niscana akan difahamkan tentang urusan agamanya.”

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ ، وَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا لِطَالِبِ الْعِلْمِ ، وَإِنَّ الْعَالِمَ لَيَسْتَغْفِرُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ وَالْحِيتَانُ فِي جَوْفِ الْمَاءِ، وَإِنَّ فَضْلَ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ عَلَى سَائِرِ الْكَوَاكِبِ، وَإِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ ، وَإِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا إِنَّمَا وَرَّثُوا الْعِلْمَ، فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ
“Barangsiapa menempuh suatu jalan dalam rangka mencari ilmu maka Allah akan tunjukkan baginya salah satu jalan dari jalan-jalan menuju ke surga. Sesungguhnya malaikat meletakan syap-sayap mereka sebagai bentuk keridhaan terhadap penuntut ilmu.Sesungguhnya semua yang ada di langit dan di bumi meminta ampun untuk seorang yang berilmu sampai ikan yang ada di air. Sesungguhnya keutamaan orang yang berilmu dibandingkan dengan ahli ibadah sebagaimana keutamaan bulan purnama terhadap semua bintang. Dan sesungguhnya para ulama’ adalah pewaris para Nabi, dan sesungguhnya mereka tidaklah mewariskan dinar maupun dirham, akan tetapi mewariskan ilmu. Barangsiapa yang mengambil bagian ilmu maka sungguh dia telah mengambil bagian yang berharga.”
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ النَِّبيُ صلى الله عليه وسلم : لاَحَسَدَ إِلاَ فِي اثْنَتَيْنِ : رَجُلٌ أَتَاهُ اللهُ مَا لاً فَسُِّلطَ عَلىَ هَلَكِتهِ فيِ الَحقّ ِ, وَ رَجُلٌ أَتَاهُ اللهُ الْحِكْمةَ فَهُوَ يَقْضِى ِبهَا وَيُعَلِمُهَا (رواه البجاري)
Dari Abdullah bin Mas’ud r.a. Nabi Muhamad pernah bersabda :”Janganlah ingin seperti orang lain, kecuali seperti dua orang ini. Pertama orang yang diberi Allah kekayaan berlimpah dan ia membelanjakannya secara benar, kedua orang yang diberi Allah al-Hikmah dan ia berprilaku sesuai dengannya dan mengajarkannya kepada orang lain (HR Bukhari)

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ : إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Apabila manusia telah meninggal dunia maka terputuslah semua amalannya kecuali tiga amalan : shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakan dia.” [HR. Muslim]
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
“Orang terbaik diantara kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya.”

إِنَّ مِنْ أَشَدِّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ القِيَامَةِ عَالِمٌ لَمْ يَنْفَعْهُ اللَّهُ بِعِلْمِهِ . ( البيهقي )

“Orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat ialah seorang alim yang Allah menjadikan ilmunya tidak bermanfaat.” (al-Baihaqy)

تَنَاصَحُوْا فِى الْعِلْمِ ، وَلاَ يَكْتُمْ بَعْضُكُمْ بَعْضُا ، فَإِنَّ خِيَانَةً فِى الْعِلْمِ أَشَدُّ مِنْخِيَانَةٍ فِى الْمَالِ . ( ابو نعيم )
“Saling berlakulah jujur dalam ilmu dan jangan saling merahasiannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya dari pada berkhianat dalam harta.” (Abu Nu’ai)
Nah, itu tadi sedikit yang bisa kami bagikan mengenai hadits Nabi tentang menuntut ilmu. sebegitu pentingnya ilmu agama sehingga syariat islam mewajibkan setiap muslim untuk senantiasa belajar dan mencari ilmu sebanyak banyaknya agar hidupnya senantiasa diridhoi oleh ALLAH SWT. bahkan telah kita ketahui juga bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap hari setelah selesai shalat subuh berdo’a kepada Allah yang mana dalam doanya beliau senantiasa berharap agar diberi ilmu yang bermanfaat, berikut doanya :
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
“Ya Allah sesungguhnya saya minta kepada Engkau ilmu yang bermanfaat, rizqi yang baik dan amalan yang diterima.”

Tumpuan Secara Membuta Tuli Terhadap Rutin Kehidupan Merupakan Perangkap Hidup

 

11 tindakan zalim najib1 MUKA KENA LUDAH1 HADI RASUAH1 LAFAZ ZIKIR TERBAIK PILIHAN HADI1 A SEMUA DAP1 B DAP1-MERUNTUHKAN NEGARA1 HADI BIAWAK1 HADI FAKIR1 RM9O JUTA1 RUU 355

GAMBAR-GAMBAR DI ATAS SEKADAR PANDUAN BAGI MEREKA YANG INGIN BERFIKIR SECARA WARAS.

Kewajiban seorang Muslim adalah untuk mentaati Deen Allah sepenuhnya dan tanpa tolak ansur. Seorang Muslim juga wajib menyampaikan Islam tanpa dilemahkan oleh akibat yang bakal dihadapi. Dia mesti memperkenalkan wahyu Allah SWT sebagai asas kemanusiaan dan menyampaikannya sebagai satu-satunya tata hidup sebenar yang mampu mengatur urusan kehidupan dan menyelesaikan masalah manusia. Ketika melaksanakan misi ini, seorang Muslim menghadapi berbagai hambatan dan rintangan yang boleh melemahkannya atau menghalangnya daripada melaksanakan tanggungjawabnya. Oleh itu beliau mesti mengatasi rintangan ini agar dapat berada di landasan yang tepat dan tidah hilang tumpuannya dalam kehidupan.

Salah satu rintangan berbahaya adalah rutin kehidupan yang menyibukkan seorang Muslim sehinggakan beliau terdorong untuk tersasar daripada tujuan kehidupan yang sebenar. Rutin-rutin ini adalah perkara-perkara yang tidak dapat dielakkan dan dihadapi oleh setiap orang. Walau bagaimana pun jika seseorang terlalu banyak menghabiskan masa dengan rutin seharian seperti urusan rumah tangga, keluarga, kerja, pelajaran, kerjaya, hobi dan sebagainya, beliau akan mendapati bahawa beliau hanya ada sedikit masa untuk menghadapi makna kehidupan yang sebenar. Maka bagi mereka yang inginkan keredaan Allah, sudah sepatutnya mereka mencari penyelesaian tentang bagaimana mengatur rutin kehidupan supaya mereka dapat menunaikan tanggungjawab sebagai seorang Muslim dan tidak hanyut dalam arus kehidupan. Allah SWT berfirman dalam al-Quran tentang kehidupan dunia:

“Ketahuilah sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurauan, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlumba dalam kekayaan dan anak keturunan seperti hujan yang tanamannya mengkagumkan para petani. Kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu melihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keredaanNya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu.” [Al-Hadid: 20]

Makna yang mendalam dari ayat yang mulia ini adalah kehidupan dunia ini adalah sementara sahaja. Banyak perkara di dunia yang menggoda manusia tetapi hakikatnya ia hanyalah perkara-perkara yang remeh namun kerana pemikiran manusia cetek, ia menganggap perkara-perkara remeh tersebut sebagai hebat dan diperdayakan sehingga ramai manusia mengejarnya kerana menganggap dengan meraih perkarra-perkara remeh tersebut mereka telah mencapai kejayaan yang gemilang.

Walaubagaimana pun hakikatnya ialah keuntungan dan keseronokan paling hebat yang mampu dicapai seseorang di dunia hanyalah sementara dan adalah remeh serta terhad hanya kepada kehidupan sementara yang berjalan selama beberapa tahun sahaja dan boleh dimusnahkan oleh kejadian yang tidak disangka-sangka. Maka tumpuan membuta tuli terhadap rutin kehidupan adalah suatu perangkap ke atas Muslim di dunia ini. Sebaliknya kehidupan di akhirat adalah lebih indah dan berkekalan. Nikmat di akhirat adalah hebat serta berkekalan.

Kehilangan nikmat di akhirat adalah sangat-sangat merugikan dan berkekalan. Seseorang yang mendapat pengampunan dan rahmat Allah SWT, akan sesungguhnya mencapai nikmat berkekalan yang jika dibandingkan dengan seluruh kekayaan dunia dan kerajaannya kelihatan remeh. Mereka yang diazab oleh Allah SWT di akhirat, akan sedar bahawa mereka benar-benar kerugian walau pun mereka memperolehi nikmat yang mereka anggap sebagai terhebat di dunia.

Oleh itu segala aspek di dunia ini tidak wajar untuk dikagumi. Sudah tentu seseorang Muslim mesti memenuhi tanggungjawabnya terhadap keluarga, kerja, pelajaran, urusan rumah tanggan dan sebagainya tetapi beliau tidak sepatutnya memberi tumpuan berlebihan terhadap perkara-perkara tersebut menurut dorongan kapitalis dan kebendaan sehinggakan lupa bahawa dunia ini hanyalah ujian yang mana beliau mesti mendapatkan keredaan Allah SWT dan sedar bahawa takdir serta rezkinya sudah pun ditentukan oleh Allah SWT.

Seseorang Muslim sepatutnya mengingatkan dirinya tentang hadis Rasulullah SAW yang indah di mana beliau menggambarkan bagaimana manusia sepatutnya menjalani kehidupan dunia: Dari Ibnu Umar radiyallahu anhuma, ia berkata,

”Rasulullah SAW memegang kedua pundakku lalu bersabda,”Jadilah engkau di dunia seakan-akan sebagai orang asing atau seorang musafir.” (Diriwayatkan oleh Bukhari).

Kehidupan ini adalah suatu ujian dan hadith ini memperkukuhkan dan membimbing seseorang tentang bagaimana menjalani ujian dalam kehidupan ini. Bagi orang asing, perhatian utamanya adalah untuk memberi tumpuan kepada usaha untuk meraih cita-citanya iaitu Jannah (syurga). Seorang musafir sentiasa berwaspada dan memberi perhatian supaya beliau tidak mengambil jalan yang salah atau sesat jalan. Ini bermakna seorang Muslim sepatutnya tidak sepatutnya sesat dalam rutin kehidupan sebaliknya beliau sepatutnya memenuhi tanggungjawabnya menurut tuntutan Islam.

Quran dan Sunnah juga memberi kita bimbingan dalam semua aspek kehidupan. Allah SWT berfirman dalam Quran: “Sungguh telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimmu (iaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan Hari Qiamat dan yang banyak mengingat Allah.” [Al-Ahzab: 21]

Junjungan Rasulullah SAW yang kita cintai adalah contoh terbaik untuk manusia. Kehidupannya penuh dengan rutin. Kehidupan sehariannya berkisar sekitar ibadah, masa yang berkualiti serta berdampingan dengan keluarga dan menjalin hubungan dengan masyarakat di sekelilingnya. Dia SAW benar-benar rapat dengan keluarganya, peka terhadap perkembangan di kotanya dan Quran tidak dapat dipisahkan dari kalbunya. Semua perbuatannya dikaitkan dengan Islam dan Akhirat.

Kita sepatutnya sedar bahawa dunia yang kita diami pada hari ini mendorong kita mengejar kejayaan dan produktiviti di dunia namun kita sering menghabiskan banyak tumpuan kita terhadap perkara-perkara yang salah. Seringkali kita menetapkan standard yang salah untuk kehidupan kita. Seorang Muslim sepatutnya mengawal Nafs supaya tidak masuk ke dalam perangkap dunia.

Rutin kehidupan menyebabkan kita melupakan akhirat sehingga kita mengabaikan saudara kita di Syria, Iraq, Afghanistan, Palestin, Myanmar, China, dan sebagainya yang setiap hari bertarung dengan rutin kehidupan yang berbeza dan sukar seperti roket, bom, serangan, kehilangan anggota keluarga, kebuluran, penindasan dan penyeksaan.

Apabila kita mempertimbangkan semua aspek ini, kita akan mendapati bahawa orang yang beruntung di akhirat adalah orang yang menggabungkan siang dan malam dengan tumpuan sebenar kehidupan. Orang Islam yang stabil bukanlah orang yang tersungkur dalam rutin kehidupan sehinggakan beliau melupakan akhirat tetapi beliau dan bukan juga orang yang mengabaikan rutin kehidupan sehinggakan beliau terlepas peluang untuk meraih pahala dalam menjalani rutin tersebut. Orang yang stabil adalah orang yang sentiasa mengingati bahawa dunia adalah tempat persinggahan yang sementara dan seseorang mestilah menghubungkan urusannya dengan akhirat.

“Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanylah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” [Ghafir: 39]

15 ANCAMAN BAGI ORANG2 YG MENINGGALKAN SHOLAT

11 tindakan zalim najib1 Pemakan Rasuah Babi1 17 fitnah Umnopas1 PUNCA ISLAM DIHINA1 MUKA KENA LUDAH

1 HADI RASUAH1-MERUNTUHKAN NEGARA

GAMBAR-GAMBAR DI ATAS ADALAH SEKADAR UNTUK RENUNGAN SEBELUM KITA MATI

15 ANCAMAN BAGI ORANG2 YG MENINGGALKAN SHOLAT.
——————————–√
6 perkara d kasih D Dunia.
3 perkara d ksih ketika Mau mati.
3 perkara d kasih d Alam kubur.
3 perkara d berikan Nanti d Hari kiamat ketika bertemu dngan Allah.

Adapun siksa di dunia adalah :

1. Dicabut keberkahan umurnya.

2. Dihapus tanda orang shalih dari wajahnya.

3. Setiap amal yang dikerjakan, tidak diberi pahala oleh Allah

4. Tidak diterima do’anya

5. Tidak termasuk bagian dari do’anya orang-orang shalih

6. Keluar ruhnya (mati) tanpa membawa iman

Adapun siksa ketika akan mati :

1. Mati dalam keadaan hina

2. Mati dalam keadaan lapar

3. Mati dalam keadaan haus, yang seandainya diberikan semua air laut tidak akan menghilangkan rasa hausnya

Adapun siksa kubur :

1. Allah menyempitkan liang kuburnya sehingga bersilang tulang rusuknya

2. Tubuhnya dipanggang di atas bara api siang dan malam

3. Dalam kuburnya terdapat ular yang bernama Suja’ul Aqra’ yang akan menerkamnya karena menyia-nyiakan shalat. Ular itu akan menyiksanya, yang lamanya sesuai dengan waktu shalat

Adapun siksa yang menimpanya waktu bertemu dengan Tuhan:

1. Apabila langit telah terbuka, maka malaikat datang kepadanya dengan membawa rantai. Panjang rantai tersebut tujuh hasta. Rantai itu digantungkan ke leher orang tersebut, kemudian dimasukkan ke dalam mulutnya dan keluar dari duburnya. Lalu malaikat mengumumkan : ” Ini adalah balasan orang yang menyepelekan perintah Allah”. Ibnu Abbas radhiallahu anhu berkata : ” seandainya lingkaran rantai itu jatuh ke bumi pasti dapat membakar bumi.”

2. Allah tidak memandangnya dengan pandangan kasih sayang-Nya Allah tidak mensucikannya dan baginya siksa yang pedih.

3. Menjadi hitam pada hari kiamat wajah orang yang meninggalkan shalat, dan sesungguhnya dalam neraka Jahannam terdapat jurang yang disebut “Lam-lam”. Di dalamnya terdapat banyak ular, setiap ular itu sebesar leher unta, panjangnya sepanjang perjalanan sebulan. Ular itu menyengat orang yang meninggalkan shalat sampai mendidih bisanya dalam tubuh orang itu selama tujuh puluh tahun kemudian membusuk dagingnya.”

MARI kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah swt dengan menjunjung tinggi segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, karena hanya dengan iman dan taqwalah kita dapat meraih kesejahteraan/Kesuksesan hidup di dunia dan kebahagiaan hidup di akhirat kelak.
Agar kita terhindar Ancaman Atau Azdab dr Allah..
امين امين يا رب العالمين.

AMAL ITU UNTUK DIRI SENDIRI

1 TUN M 36512 T11 T13 T14 T4 T6 T7 T3 T2 T1 T10 T

AMAL ITU UNTUK DIRI SENDIRI

Saudaraku, barang siapa berbuat amal kebajikan, maka sesungguhnya amal kebajikan itu untuk dirinya sendiri.

Kalau kalian sedekah, balasannya kaya untuk dirimu sendiri.
Kalau kalian berzikir, balasannya hati tenang untuk dirimu sendiri.
Kalau kalian tahajud, balasannya hidup mulia untuk dirimu sendiri.

Barang siapa suka menolong orang.
Alloh akan datangkan ribuan orang yang akan menolongnya.
Barang siapa suka memudahkan urusan orang.
Alloh akan datangkan ribuan orang, memudahkan urusannya.
Barang siapa peduli pada kesulitan orang.
Alloh akan datangkan ribuan orang yang peduli padanya.
Barang siapa mencintai orang.
Alloh akan datangkan ribuan orang yang akan mencintainya.
Barang siapa menyayangi orang.
Alloh akan datangkan ribuan orang yang akan menyayanginya.

RENUNGAN:
Seorang pegawai naik becak, setelah membayar, ada sisa. Dia bilang, bang sisanya ambil saja untuk jajan anakmu. Sampai di kantor Bosnya bilang pada pegawai tadi. Ini uang, belikan tiket pesawat ke Jakarta dan sisanya ambil saja untuk jajan anakmu.

SYUKUR ITU UNTUK DIRI SENDIRI

1 Tun Islam1 PH1 BBB ISLAM DAN MELAYU1 T M BINA NEGARA 22 TAHUN

SYUKUR ITU UNTUK DIRI SENDIRI

Saudaraku, barang siapa bersyukur, maka syukur itu untuk dirinya sendiri. Wa man syakuru fa innama yaskuru linafsihi (ayat).

-Syukur harta banyak sedekah
Orang yang bersyukur itu suka sedekah.
Rela menyisihkan sebagian rezekinya untuk jalan Alloh.
Dan Alloh akan membalasnya minimal 700 kali lipat.
-Syukur lisan banyak berzikir
Orang yang bersyukur itu suka berzikir.
Pagi dan petang bibirnya selalu basah dengan lantunan zikir.
Dan Alloh akan menurunkan ketenangan di hati mereka.
-Syukur badan banyak ibadah
Orang yang bersyukur itu tekun ibadah dan amal sholeh.
Mereka istiqomah ibadah dan amal mengharap ridho Alloh.
Dan Alloh akan memberikan kemuliaan pada mereka.
-Syukur hati mencintai Alloh.
Orang yang bersyukur itu selalu mencintai Alloh.
Seluruh relung hatinya penuh dengan kerinduan pada Alloh.
Dan Alloh akan menundukkan alam ini untuk melayani mereka.

RENUNGAN:
Bersyukur itu bukan sekedar lisan, tapi juga tindakan. Sulaiman as bibirnya basah dengan pujian, tangannya indah berhias sedekah.

MENCEGAH KEROSAKAN ITU LEBIH UTAMA

1 17 fitnah Umnopas11 tindakan zalim najib1 Pemakan Rasuah Babi1 PUNCA ISLAM DIHINA1-MERUNTUHKAN NEGARA1 PRU 15BERSATU KERANA RASUAH AAA

MENCEGAH KEROSAKAN ITU LEBIH UTAMA

Saudaraku, mencegah kerosakan itu lebih utama dari pada memberikan manfaat.

-Hidup itu harus memberikan manfaat.
Hidup itu tidak boleh mendatangkan kerosakan.
Tapi mencegah kerusakan itu lebih diutamakan.
Apalah artinya kemanfaatan bila menimbulkan kerosakan.
-Menjalin hubungan dengan alam.
Jadikan hidup kita bermanfaat bagi alam ini.
Jangan sampai hidup kita membuat kerusakan di bumi ini.
Kalau hidup kita belum bermanfaat, minimal tidak merosak.
-Menjalin hubungan dengan sesama manusia.
Jadikan hidup kita bisa membahagiakan orang lain.
Jangan sampai hidup kita menyakiti orang lain.
Kalau belum bisa membahagiakan, minimal tidak menyakiti.
-Menjalin hubungan dengan Allah.
Jadikan hidup selalu dalam ketaatan.
Jangan sampai hidup dalam kemaksiatan.
Kalau belum bisa taat, minimal tidak maksiat.

RENUNGAN:
Perahu yang sudah usang. Tambal dulu bocornya, baru dihias. Apalah artinya perahu indah dan bagus kalau nanti tenggelam.

JADILAH ORANG BIASA, YANG LUAR BIASA

1 TUN M12 T7 T10 T5 AA16 T9 PH16 UMNOPAS1 SABU9d7ca-mukmin2bkuat

JADILAH ORANG BIASA, YANG LUAR BIASA

Saudaraku, jadilah orang biasa, yang luar biasa. Di luar sana banyak orang yang nampaknya luar biasa, tapi ternyata biasa-biasa saja.

Ada orang biasa, tapi dia mempunyai sesuatu yang luar biasa.
Karena mereka suka sedekah dan terus-menerus.
Karena mereka ahli tahajud yang istiqomah di ujung malam .
Karena mereka selalu zikir di setiap pagi dan petang.
Karena bibir mereka selalu basah dengan lantunan ayat Qur’an.

Ada orang biasa, tapi dalam dirinya ada kelebihan yang indah.
Nampaknya biasa, tapi sedekahnya luar biasa, tanpa hitungan.
Nampaknya biasa, tapi ibadah malamnya luar biasa, tanpa lelah.
Nampaknya biasa, tapi hatinya luar biasa, penuh cinta dan kasih.
Banyak orang nampak luar biasa, ternyata cuma kulit luarnya saja.
Setelah terbuka kedoknya, ternyata dia orang biasa.

RENUNGAN:
Orang luar biasa itu abadi sampai akhir hayat. Bahkan setelah kematiannya pun tetap harum namanya. Kehidupan mereka indah dipandang, indah diceritakan dan indah untuk dikenang. Quais Al Qorni dikenang, karena tahajudnya di ujung malam. Lukman Al hakim diingat karena nasehat bijak pada anak-anaknya. Abu Zar Al Gifari namanya harum karena cintanya pada Rosul saw.

TAUBAT ITU AKAN MEMBUKA PINTU-PINTU REZEKI

11 tindakan zalim najib1-MERUNTUHKAN NEGARA1 HADI RASUAH6d319-najib-razak-jho-low-1mdb1 RUU 3551 HADI FAKIR1 RM9O JUTAFeatured Image -- 39721 HARAM PUASA 1MDB1 PARTI LANUN

TAUBAT ITU AKAN MEMBUKA PINTU-PINTU REZEKI

Saudaraku, taubat itu akan membuka pintu-pintu rezeki. Karena turunnya rezeki itu bisa terhambat oleh maksiat dan dosa.

Alloh itu pemilik segalanya.
Orang yang dekat dengan Alloh, akan mendapatkan segalanya.
Maksiat yang menjauhkan manusia dari Alloh.
Dosa yang memisahkan manusia dari Alloh.
Orang yang jauh dari Alloh, akan penuh penderitaan.

Taubat itu membuka pintu rezeki.
Hentikan semua maksiat dan dosa.
Perbanyak sedekah, amal, dan ibadah sebagai tanda penyesalan.
Pintu rezeki akan terbuka, datang tercurah dari segala arah.
Bacalah istighfar minimal 70 kali dalam sehari.
Bacalah sayyidul istighfar minimal 3 kali dalam sehari.
Tunaikan sholat taubat 4 rakaat setelah tahajud, sebelum witir.
Pintu rezeki akan terbuka, datang tercurah tanpa hitungan.

RENUNGAN:
Perhatikan nasib orang-orang yang taat. Walau hidup mereka di daerah terpencil dan pelosok, tapi mereka bahagia dan cukup.
Perhatikan juga nasib para ahli maksiat. Walau hidup mereka di kota besar, tapi mereka menderita dan serba kekurangan.